Minggu, 04 Maret 2012

Pergantian Bulu Ayam - Jogja Cress Breeding -

Cara Mempercepat Pergantian Bulu Ayam


Force moulting adalah usaha merontokkan bulu unggas sebelum masa waktunya. Selama masa meranggas (moulting) berat badan ayam akan berkurang sekitar 400-600 gram yaitu dengan cara mengatur makanannya. Banyak metode yang dilakukan dalam memberikan pakan kepada ayam yang sedang moulting, umumnya yaitu selama 6 minggu diberikan makanan dengan kadar protein rendah tetapi ditambah trace mineral dan vitamin, sesudah 6 minggu diberikan makanan yang normal dan unggas akan berproduksi secara normal selama 4 minggu berikutnya.

Metode force moulting
Pada prinsipnya metode yang dipakai adalah dengan memberikan stress treatment atau drug treatment yang pada pokoknya adalah dengan pemuasaan dan pembatasan air minum, pemuasaan dan pembatasan makanan dan juga pembatasan sinar. Ada 4 metode force moulting :

1. Metode Convensional

* hari ke-1 dan ke-2, ayam sama sekali tidak diberi makan dan minum, sinar diberikan 8 jam/hari (penyinaran alam).
* Hari ke-3, diberi makanan 50% dari total kebutuhan dan sinar diberikan 8 jam/hari
* Hari ke-4, ayam dipuasakan sama sekali
* Hari ke-5, perlakuan sama dengan hari ke-3
* Hari ke-6, perlakuan sama dengan hari ke-4
* Hari ke-7, perlakuan sama dengan hari ke-3
* Hari ke-8, perlakuan sama dengan hari ke-4
* Hari ke-9, perlakuan sama dengan hari ke-4, dan air minum diberikan minum secara bebas (ad libitum)
* Hari ke-10 sampai hari ke-60, diberi makanan 75% dari kebutuhan dan minum minum diberikan secara ad libitum
* Hari ke-61 dan seterusnya, makanan dan minum diberikan secara penuh, pemberian sinar 14-16 jam/hari

2. Metode Milo (California Program)
Inti dari metode ini adalah dengan pemberian milo/gandum, atau jagung saja dalam waktu yang sangat lama. Metode ini cocok diterapkan untuk daerah beriklim tropis. Adapun caranya adalah sebagai berikut :

* Hari ke-1 sampai ke-35, ayam diberi makanan secara penuh sesuai dengan kebutuhan, hanya saja penyinaran secara alam dibatasi.
* Hari ke-36 sampai ke-45, ayam dipuasakan sama sekali dan sinar diberikan 8 jam/hari
* Hari ke-46 sampai ke-60 diberikan makanan hanya berupa gandum atau jagung sebanyak-banyaknya dan sinar tetap 8 jam/hari
* Hari ke-61 sampai 68 ayam kembali diberikan makanan secara penuh, air diberikan secara ad libitum, dan sinar diberikan 14-16 jam/hari.

3. Metode Macxindoe
Merupakan kombinasi dari kedua metode di atas, hanya saja dilakukan pembatasan air minum, makanan dan daun lamtoro. Adapun cara metode ini adalah sebagai beriukut :

* Hari ke-1 dan ke-2, ayam dipuasakan sama sekali
* Hari ke-3, ayam diberi air minum saja
* Hari ke-4 sampai ke-6 , ayam kembali dipuasakan
* Hari ke-7 sampai ke-10, perlakuan sama dengan hari ke-3
* Hari ke-11 sampai ke-25, ayam diberikan minum secara ad libitum dan makanan diberikan 50% dari kebutuhan dan dicampur dengan daun lamtoro 20%
* Hari ke-26 dan seterusnya, ayam diberikan makanan secara penuh dan air minum diberikan secara ad libitum.

4. Metode Washington

* Hari ke-1, ayam diberikan makan dan minum seperti biasa
* Hari ke-2 sampai ke-3, ayam dipuasakan dari makan dan minum
* Hari ke-4, dipuasakan tetapi diberikan minum saja
* Hari ke-5 sampai ke-49, ayam diberikan makanan 2,7 kg per 100 ekor layer, air minum tetap diberikan
* Hari ke-50, diberikan makan dan minum secara penuh dan pemberian cahaya 14-16 jam/hari

Info Hub. : 0274 9445545 atau email kelik.purnama@gmail.com


Prerawatan Saat Penggantian Bulu Ayam Aduan


Proses penggantian bulu atau sering disebut dengan istilah Mabung, Ngurak atau Moulting pd unggas, merupakan hal yg rutin dan terjadi tiap tahun. Pada masa ganti bulu, biasanya banyak bebotoh yg tidak menyadari tentang kondisi ayam yg membutuhkan berbagai mineral dan protein yg bertambah pada fase ganti bulu. Bebotoh masih saja memperlakukan ayamnya dgn ransum biasa, padahal ayam yg mengalami proses ganti bulu lebih memerlukan perhatian ekstra. Pada fase ganti bulu ini merupakan fase istirahat yg panjang dan perlu diberikan pakan khusus yang lebih bergizi tinggi dan mineral berikut vitamin yg cukup. Pemberian pakan yg mengandung kadar protein yg lebih perlu diberikan karena pada fase ini ayam memerlukan energi yg relatis lebih banyak. Bila kebutuhan mineral dan protein tidak tercukupi dlm jumlah yg memadai maka ayam laga akan mengalami penurunan kualitas fisiknya. Efek selanjutnya yang dapat terlihat adalah kondisi berpengaruh pada saat ayam aduan kelak bertarung dimana ayam terlihat lebih lemah dan jadi loyo. Sering kita temui di kandang bebotoh, ayam laga yg dalam fase ganti bulu bermuka pucat kurang gairah dan terlihat lemas.

Pada masa ganti bulu, sebaiknya ayam diberikan Pakan Ayam Petelur dgn kadar protein 16%, sedangkan pakan ayam yg lain sangat tidak cocok, karena kandungan kalori dan protein yang terlalu berlebih. Hal ini ditujukan untuk menghindari terjadinya kegemukan pada ayam, yg berakibat penumpukan pada tulang dada dan hal ini akan sangat mengganggu stamina ayam. Karena ayam akan lebih mudah kehabisan nafas (ngos-ngosan) dan pengembalian bentuk dan berat ideal ayam tsb akan memakan waktu yang lebih lama lagi.

Pada saat ganti bulu, ayam aduan tidak memerlukan pemberian MINYAK IKAN yg berlebihan. Ini bisa dinilai dari sehelai bulu ayam yg mengandung 85% protein, 2.5% lemak, 1.5% serat kasar, 0.2% kalsium dan 0.75% phosporus (berdasarkan penelitian Charoen Phokpand). Jadi dengan dilihat komposisi kandungan bulu, maka ayam tidak memerlukan minyak ikan. Namun pada saat ganti bulu,ayam lebih membutuhkan protein, vitamin dan mineral yg cukup.


Kebanyakan bebotoh beranggapan pemberian minyak ikan dapat membuat bulu mengkilap dan kuat. Minyak ikan mengandung ASAM LINOLEAT 99% sebaliknya ayam hanya membutukan asam linoleat 1% saja yg bisa didapatkan dari pakan ayam aduan umumnya. Padahal untuk membuat bulu mengkilap dan kuat cukup melalui pemberian makanan berprotein yg cukup, sehingga kelenjar lemak yg ada pada ekor akan berfungsi sebagai semir yang akan digunakan ayam untuk mengilapkan bulu meskipun ayam tidak dimandikan.

Pada waktu ganti bulu, ayam tidak membutuhkan tenggaran/umbaran yg rutin, ayam cukup diumbar 3 hari sekali saja untuk mengepakkan sayam dan melemaskan otot yg kaku. Memegang ayam yang berganti bulu juga harulah berhati-hati, karena bulu masih muda dan teras sakit bila dipegang. Dan kemudian jangan sesekali ayam yang sedang berganti bulu dikumpulkan atau digabungkan dengan ayam betina, karena bulu mengandung phosporus yg tinggi, yg merupakan makanan yang paling diminati dan santapan lezat bagi ayam betina. Demikian juga bila dijadikan pemacek, maka perhatikan kebutuhan karbohidratnya, jika kekurangan maka napsu kawin akan menjadi menurun dan sebaliknya jika pemberian karbohidrat berlebihan maka ayam akan menjadi terlalu gemuk yang juga dapat menurunkan nafsu kawin.

Kemudian, selama periode penggantian bulu yang biasanya memakan waktu beberapa bulan, jangan lupa untuk memperhatikan kandang ayam, jangan sesekali menempatkan ayam yang memiliki sudut2 kandang yang cukup tajam yang dapat mengganggu pertumbuhan bulu dah bahkan bisa merusak bulu mudah yang baru tumbuh. Hal ini juga harus menjadi perhatian karena jangan sampai seluruh upaya keras kita di dalam menjaga pola makannya akan menjadi sia-sia belaka karena penempatan kandang ayam yang tidak tepat. Dengan kata lain, untuk ayam yang sedang mengalami penggantian bulu, mulai dari makanan, pengumbaran, dan penempatan kandangnya tetap harus menjadi perhatian kita agar proses penggantian bulu dapat berjalan dengan sempurna. Info Hub. : sibetet.ayamunggul@gmail.com
BANTUL YOGYAKARTA
PONSEL Pin BB by request
XL. 087843142722
Alamat Yutube kami: KELIK47    atau    KELIK PURNAMA

Menyembuhkan penyakit bubul - Jogja Cress Breeding -

Cara efektif menyembuhkan Bubul Kaki Ayam Aduan

sibetet.ayamunggul@gmail.com
Penyakit ini sangat di kenal dengan istilah bubul, penyakit kangker pada bagian kaki ayam aduan,  penyakit ini adalah penyakit yang di sebabkan oleh infeksi pada bagian kaki (pada awalnya) bisa di katakan atau di kategorikan kangker ganas juga.
Biasanya penyakit ini sangat sering di temukan di peternakan ayam seperti ayam aduan karena penyakit bubul  sering terjadi pada ayam yang sudah menginjak usia 25 minggu sampai 40 ( tahap keganasan) karena pada usia ini lah sering terdapat ayam yang sudah terinfeksi bakteri, dan pada usia ayam menginjak 41 minggu sampai 65 minggu bisa di katakan 25 percent dari jumlah ayam sakit pada usia 25 mggu sampai 40 minggu.
Penyakit bubul  dapat di kategorikan dalam 3 tahap.
 1. tahap pertama adalah, di karenakan ayam atau pun burung lama bertengger di tenggeran yang tidak sesuai, yang akan mengakibatkan luka pada pad atau dampal kaki ayam, tanda kemerahan akan timbul dalam beberapa waktu kedepan, maka dengan memberikan cream pada kaki ayam adalah langkah paling baik pada masa itu.
 2. tahap serius, pada tahap serius, bagian kaki ayam yang memerah warna nya akan semakin meluas, mengakibatkan ke tidak stabilan pada kaki ayam, untuk kategori ini bisa menggunakan antibiotik untuk pengobatan.
 3. tahap fatal. dalam tahap ini, bubul  dengan ukuran yang lebih besar bisa mengakibatkan ayam lumpuh dan jika tidak di tangani dari awal bisa mengakibatkan kematian.
Akibat dari penyakit bubul  ini adalah
 Berat badan ayam akan drastis menurun pada saat satu sampai 2 minggu (terhitung dari terjangkit nya infeksi)
 Ayam akan hilang selera makan
 Kaki ayam tidak bisa berfungsi dengan baik (pincang) dan lambat laun ayam yang kita andalkan, akan beralih ke ayam unproductive, kenapa?? karena ayam sakit dan jika tidak di rawat, maka ayam akan mati.
Ciri-Cirinya:
Seperti di uraikan di  atas tadi, Pertama-tama kaki ayam pada bagian jari2 kaki terlihat warna memerah dan bila di pegang akan terasa sedikit panas,
Lambat laun kian hari kian membengkak dan masih terus berwarna merah, Setelah dalam hitungan 3 sampai 4 minggu (terhitung dari terjadinya infeksi) akan berubah menjadi gumpalan nanah dan akan semakin mengeras pada bagian telapak kaki ayam yang menghidap penyakit tsbt.
 Pada dasarnya, jika ayam sudah menghidap penyakit jenis ini, dan yakin bubul  sudah  menyerang kaki ayam 90 % ayam tidak bisa di obati, paling bisa di buang.
Penanggulangan dari awal
Di karenakan jenis penyakit ini di sebabkan oleh bakteri yang mengakibatkan infeksi pada bagian kaki, atau bakteri yang masuk dari bagian tubuh ayam yang terluka dan bakteri tersebut akan manyerang semua bagian persendian pada ayam tsb, maka kaki ayam lah yang menjadi sasaran utama,
 Maka hindari ayam supaya tidak terluka (sebisa mungkin dan semampu mungkin) seperti halnya di kandang yang menggunakan slat kayu, maupun bambu, atau kawat, maka jangan sampai ada bagian benda tajam di sekitar lahan yang di tempati oleh ayam, walaupun penyakti ini mungkin terjadi pada genetik ayam indukan sebelumnya, maka tidak ada salahnya jika kita mengantisipasi terjadi nya kesalahan pada persekitaran kandang kita, ya misalnya pakku yang ada di kayu menojol keluar, dan sebisa mungkin jangan sampai terjadi agar kaki ayam tidak terluka oleh bagian paku yang keras, atau benda tajam lainnya yang mungkin di kandang anda ada benda keras lainnya.
    Karena hal ini tidak terjadi pada saat ayam terluka, tetapi akan terjadi setelah beberapa minggu kedepan, maka benda tajam-lah musuh utama disini.
Jika anda atau di kandang anda menggunakan serbuk gergaji untuk alas (sebagai pengganti sekam)  maka teliti lebih awal atau periksa kualitas serbuk gergaji tersebut, jangan sampai banyak potongan kayu kecil yang tajam (apalagi yang besar smile_sad) walaupun sebesar tusuk gigi misalnya, itu juga sangat membahayakan, secara pengertian kasar, jika tubuh atau kaki ayam terluka oleh benda tajam tersebut, maka tubuh ayam sudah terbuka untuk bakteri yang jumlahnya tidak terhitung di kawasan kandang tersebut, maka dengan satu kesempatan saja dan jika kondisi kekebalan tubuh ayam menurun, terjadinya infeksi sangat tidak bisa di ragukan lagi.
Perawatan
Jika terjadi bubul ini di kandang anda , dan kebetulan masih dalam tahap awal, atau tahap memerah nya kaki ayam, maka lebih baik anda memisahkan ayam yang sakit tersebut ke pen atau kandang terpisah untuk karantina semantara,
Ketika ayam sudah di pisahkan pada kandang karantina, lakukan lah penyuntikan secara berkala, atau setiap hari selama satu minggu (7hari), kemudian istirahatkan selama (7hari) dan ulangi penyuntikan antibiotik selama 7hari. untuk antibiotik, anda bisa mencari nya di poultry shop terdekat, misalnya bisa menggunakan tinisol, gentamicyn, medoxyl LA, Penstrep atau pun antibiotik sejenis nya,
Untuk penyuntikan, katakan lah anda menggunakan Gentamicyn, maka bisa juga anda menggunakan Gentamicyn (disuntik di dada sebelah kana) dan B-Komplek (digunakan sebelah kiri) selam 7 hari.
Cara 1: Mensterilkan luka dengan sebisa mungkin menjaga kebersihan luka tersebut dan memberikan alas kandang yg empuk supaya luka tidak bertambah parah. Pengobatan tergantung seberapa parah tingkat lukanya. Kalau sudah mengangga lebar, sangat sulit disembuhkan. Tapi kalau masih kecil, kemungkinan masih bisa sembuh. Untuk tahap pertama, sembuhkan dulu bengkaknya dgn memberikan balsem setiap hari. Setelah bengkaknya mengecil, luka bisa disembuhkan dgn obat kutil COLOMAC dan ditutup plester. Jangan sekali kali mencabut lukanya karenan justru akan menimbulkan luka baru. Biarkan saja lukanya keluar sendiri.
Cara 2: Jika bubul sudah tua/bengkak besar dan keras ambil paku/logam yang seukuran dengan mata bubul yang mengeras pada kaki ayam, bakar paku tersebut sampai panas benar kemudian tempelkan HANYA pada mata bubul yang keras tersebut ( hati2 jangan sampai terkena kulit ayam sekitarnya ), biarkan sesaat sampai panas merasuk dan kaki ayam dihentakkan tanda kepanasan, ulang 3 - 4 kali tindakan tersebut kemudian ayam diumbar biar jalan-jalan, lakukan hal tersebut selama 3 hari. Biasanya dalam 1 minggu mata bubul menjadi mati dan bengkak juga mengecil, ayam dijamin tidak pincang lagi.
Cara 3: Tempelkan CAPLAK / KOYOK CABE tiap 3 hari sekali diganti, insya Allah sembuh.

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di No PONSEL ;
XL. 087843142722
Pin BB  by request
Alamat Yutube kami : KELIK47  atau   KELIK PURNAMA

Vitamin & Protein Ayam unggul - Jogja Cress Breeding -

Kedelai untuk Pembesaran Tulang Ayam Aduan 

Artikel berikut ini sebenarnya untuk pertumbuhan tulang manusia.. tapi saya SUDAH terbukti untuk memperbesar tulang ayam aduan.. 
Mari mencoba..
Umumnya sebagian orang mengidamkan tubuh yang tinggi dan langsing. Cara-cara dengan biaya mahalpun rela ditempuh untuk mewujudkannya. Padahal ada langkah lain yang lebih mudah, praktis dan dengan biaya yang lebih terjangkau.
Konsumsi kedelai salah satunya. Jenis kacang yang satu ini selain kaya manfaat juga murah. Kedelai memiliki banyak protein nabati yang mengandung 22 asam amino untuk pencegahan berbagai penyakit. Karena sedikit mengandung lemak, kedelai sangat baik dan dianjurkan untuk diet.
Kedelai biasa diolah menjadi susu dan terasa gurih ketika dikonsumsi. Di situlah salah satu kekhasannya. Selain menyehatkan, susu kedelai berfungsi menambah tinggi badan serta menurunkan lemak dalam tubuh.
Kedelai yang rendah lemak, tinggi protein, baik untuk membangun otot tubuh. Kedelai menguatkan tulang karena banyak mengandung vitamin D serta kalsium. Selain itu, kedelai yang diolah menjadi susu mengandung isoflavon yang mirip dengan hormon estrogen.
Isoflavon dalam kedelai berupa geinistein dan berfungsi sebagai anti kanker payudara sekaligus mencegah diabetes serta menguatkan matriks tulang.
Protein dalam kedelai mampu merangsang kelenjar pituitary untuk mensekresi HGH (Human Growth Hormon). Banyak yang menganggap bahwa pertumbuhan tinggi badan seseorang berhenti pada usia 17-18. Bukan berhenti, namun kelenjar pituitary mengurangi sekresi HGH sampai 50%. Sehingga jika ada usaha, tubuh masih dapat tumbuh tinggi meskipun tak seperti usia di bawah 17 tahun.
Tak cukup hanya mengonsumsi olahan kedelai, untuk memperoleh hasil maksimal, harus didukung pula dengan olahraga teratur.
Susu kedelai sebenarnya tak kalah dengan susu sapi, meski kalsium susu kedelai tak sebanyak susu sapi, namun mutu proteinnya nyaris sama. Mengonsumsi kedelai yang diolah menjadi susu sebanyak dua gelas sehari, telah mencukupi kebutuhan protein tubuh. Perbandingan protein dan lemak dalam kedelai ialah 2,8 g : 1,5 g.
Perlu diketahui, susu kedelai hanya dapat bertahan lama bila disimpan dalam lemari pendingin. Kedelai mengandung sedikit methione dibanding makanan lain sejenis. Methione merupakan sejenis asam amino yang dapat menyebabkan kehilangan banyak kalsium dalam tubuh.
Meskipun demikian, susu kedelai dianjurkan dikonsumsi mereka yang menjalani diet. Karena kedelai sangat rendah lemak, berbeda dengan susu sapi. (*)

Cara Memperbesar ukuran Tulang Ayam Aduan

Ulasan berikut saya rangkum dari saran2 para profesional dalam bidang ayam aduan:
Vitamin untuk pertumbuhan.......
Jenis2 vitamin: A,B,C,D,E & K.
Kalo Vitamin untuk Pertumbuhan yg ada di Pasaran biasanya mengandung asam amino jenis Lysine dan Methionine.
Ke 2 zat ini diyakini mampu memacu pertumbuhan dengan sistem merangsang nafsu makan dan
mengefisiensikan sisa pakan yg terbuang melalui kotoran. Dampak yg muncul,kotoran menjadi encer karena kerja usus dipercepat(harus rajin membersihkan kotoran agar tdk menimbulkan bau). Merek dagang yg ada: Neobro,Vitabro—>obat ini ada di Poultry Shop.
Ingin meningkatkan pemacuan pertumbuhan lagi....................
Bisa memakai vitamin yang mengandung ATP(adhenothriphosphat)..................
Merek Dagang: Vitagen,Chickofit-------     > di Poultry Shop2 tertentu tersedia.
Mengenai hasil:
Lebih baik daripada tidak diberikan vitamin............
Tp, faktor genetik masih dominan menjadi penentu pertumbuhan yang maximal.
Semoga bermanfaat.....
ayam bisa lebih besar dan tinggi dari paceknya asalkan pakan penuh dgn nutrisi, protein, vit dan mineral disamping itu penambahan KALK untuk pertumbuhan dan memperkuat tulang ayam. KALK dapat di beli di apotek atau toko obat hrganya berkisar rp 15 rb per 40 butir dalam kemasan botol kalo g salah (H)
dr pengalaman saya memang vit2 tsb diatas, baik utk pertumbuhan . tapi utk tumbuh lebih tinggi kemungkinannya kecil. krn faktor gen pegang peranan.
pernah sy coba pake obat (hormon pertumbuhan )hanya bis membantu +/- 10 %
:)
 nah bg peternak ayam bangkok/adu memang perlu menghasilkan ayam yg besar/cepat besar, namun bkn spt membesarkan ayam broiler dgn meningkatkan berat ayam semata (yg sebenarnya lemaknya yg bertambah) namun yg kita tuju adalah pertumbuhan otot dan tulang yg optimal. untuk itu seperti yg disampaikan rekan2 sebelumnya selain faktor genetik ayam, pemberian pakan dgn nutrisi yg cukup dan seimbang sangat berperan dalam menunjang pertumbuhan yg optimal. khusus dalam hal pertumbuhan tulang ketercukupan kalsium, fosfor, dan vitamin D3 (dr sinar matahari) adalah faktor utama. disamping itu adanya aktifitas yg cukup sedari kecil akan merangsang pertumbuhan otot dan tulang anak2 ayam.
trim's mgkn yg lain bisa menambahkan..........
disamping faktor genetik, pemberian pakan full pabrikan (pabrikan pokphan/confeedl) jangan sampai putus hingga usia 5,5 bulan setelah itu boleh dicampur jagung & beras merah.calk diberikan sejak usia seminggu, dilepas tiap pagi -/+ 15 mnt dg terkena sinar matahari. niscaya ayam sodara2 sekalian akan sehat, lincah, doyan makan (mempercepat pertumbuhan), dg bertambahnya usia tambahkan vitamin Bcomplek & sayuran (kangkung, daun kates, daun lamtoro, kecambah dll) dg metode jangan diumbar full (untuk pembentukan badan & menghindari menurunnya nafsu makan), kecuali dah menginjak usia 5-6 bulan (boleh diumbar full utk melatih otot2 terutama otot kaki n sayap). kalo dah mulai berani ayam/birahi silahkan tangkap/dikurung lagi karena ini masanya perawatan utk aduan.
Untuk pertumbuhan ayam aduan menjadi tinggi, yang utama adalah CALCIUM atau KALSIUM Penuhilah kebutuhan Kalsium ayam anda sejak dari Babonnya, banyak kejadian di mana Pejantan dan Babon Memiliki struktur tubuh yang besar dan tinggi, namun ada beberapa anakannya yang Kecil kecil, dan juga sebaliknya.
memang Gen juga memegang peranan penting, namun kalau kita berusaha kenapa nggak?
banyak macam Kalsium, pilih lah Kalsium yang tepat untuk pertumbuhan tulang, bukan kalsium untuk perawatan tulang serta yang mudah di serap oleh tubuh
contoh saya kutip dari article tetangga sebelah:
Kalsium Karbonat adalah supplement Kalsium yang popular saat ini, di sebabkan harga nya yang tidak terlalu tinggi, dan juga di karenakan Kalsium Karbonat mudah larut, tetapi ada beberapa type Kalsium karbonate yang sulit di serap tubuh, melalui uji coba oleh 10 ahli di America bahwa Kalsium akan sangat bagus dan mudah di serap tubuh apabila di konsumsi bersama makanan, kedua jenis Kalsium Karbonate atau pun Citrate sama sama bagus di serap tubuh, Kalsium harus di konsumsi 2x sehari, penyerapan Kalsium oleh tubuh bisa ditingkatkan melalui perbanyak minum air di antara selang pengkonsumsian Kalsium, yaitu 2x sehari
ayam dari umur 1 bln smpe 6 bln. di beri Qalk yg dari Thailand yg bentuknya tulang. 2hr sekali. saya sdh praktekan dan terbukti tumbuh kekar dan terutama tulangannya besar. slamt mencoba.
sebelum masa birahi,ayam di umbarin aja untuk pembentukan otot dan tulang secara alami....... berikan
calk untuk membantu proses pertumbuhan tulangnya. Utk info hub. 087843142722 atau Pin BB by request
XL. 087843142722

Cara mencetak Ayam tangguh - Jogja Cress Breeding -

Cara Mencetak Ayam Aduan Tangguh 

Dalam memelihara dan merawat ayam bangkok untuk mendapatkan hasil yang maksimal baiknya kita perhatikan sejak dari masa penetasan. Sejak anakan menetas sampai umur 4 bulan merupakan masa pembentukan phisik ayam bangkok, di umur-umur inilah kita seharusnya dapat memberikan konsumsi pangan dan kebebasan gerakan yang maksimal.
Bila tidak, maka upaya membesarkan ayam akan menjadi sia-sia. Anakan yang memiliki konsumsi pangan dan gerakan yang minim di umur mpai dengan 4 bulan akan memiliki postur dan kekuatan phisik yang tidak maksimal sehingga tidaklah layak untuk diturunkan di gelanggang. Anakan ayam sampai dengan umur 4 bulan harus menerima konsumsi pangan yang seimbang baik untuk protein, karbohidrat, mineral, vitamin, dan air. Dalam kebiasaan sehari-hari kami di dalam memelihara ayam bangkok, anakan umur 1-4 bulan akan diberikan pangan yang berupa pakan buatan pabrik yang dicampur dengan susu tepung untuk anak bayi. Komposisi campuran yang kami gunakan adalah 1:5 (Contoh: 1 kg susu dicampur dengan 5kg pakan) Kadang memang terasa lucu maupun aneh, mengapa kita mencampurkan susu tepung anak ke dalam pakan akan ayam, akan tetapi bila dilihat dari hasilnya akan sungguh berbeda bila kita tidak melakukannya. Anakan akan memiliki pertumbuhan yang sangat bagus baik untuk tulangan, otot, bulu maupun bagian tubuh lainnya. Susu yang digunakan tidak perlu susu yang mahal, karena susu murahpun sudah cukup kandungan protein, karbohidrat, mineral dan vitaminnya. Dan komposisi ini sangatlah baik dan diperlukan untuk pertumbuhan anakan ayam. Dan bila kita telah mencampurkan susu tepung ke pakan anakan ayam, maka kebutuhan pakan lainnya seperti mineral maupun vitamin sudah tidak perlu terlalu dibutuhkan karena telah tersedia pada kandungan susu. Dari hasil yang akan diperoleh, apalagi kita membandingkan anakan yang diberikan campuran susu dan yang tidak, maka akan terlihat perbedaan pertumbuhan anakan yang jauh berbeda. Anakan ayam yang diberi pakan dengan campuran susu akan terlihat lebih energik dan memiliki postur tubuh yang lebih kuat dibanding yang tidak. Jadi bagi kami, kebiasaan mencampur susu dengan pakan anakan ayam menjadi hal yang harus dilakukan.
Karena sangatlah disayangkan bila kerja keras kita untuk membesarkan anakan menjadi sia-sia belaka sewaktu ayam menginjak umur perawatan untuk tarung akibat rendahnya kandungan gizi sewaktu ayam masih kecil. Akhir kata, apapun kesimpulannya, ayam bangkok memang dilahirkan untuk dinikmati gaya tarung ataupun postur tubuhnya yang indah jadi apapun alasannya, konsumsi pangan yang tepat sewaktu membesarkannya adalah hal yang sangat mutlak.
selagi kita pandai ,serius dan cekatan dalam merawat bibit ayam petarung ini,insya allah kita akan memperoleh hasil yang maksimal dan tentunya sesuai dengan yang kita harapkan. selain bisnis pembibitan ayam petarung ini juga menjanjikan bagi para penggemar sambung ayam mania, daging ayam ini juga bisa dikonsumsi. Dan malahan harga daging ayam petarung ini cenderung lebih mahal dari daging ayam biasa. bagi anda yang tertarik dengan bisnis ayam petarung ini,selamat mencoba dan semoga berhasil seperti yang kita harapkan.

POSTUR AYAM ADUAN YANG IDEAL

Ayam bangkok idel adalah Ayam aduan yang memenuhi syarat sebagai petarung yang tangguh,yang mana ciri-cirinya lebih spesifik lagi dari tanda-tanda ayam bangkok/aduan secara umum.
Seekor ayam aduan ideal akan memiliki daya tahan terhadap pukulan,memiliki pukulan yang keras,memiliki kelincahan dalam bertarung.
Untuk ayam aduan ideal ini banyak kriteria yang harus dipenuhinya antara lain :
  1. Tulang wajah tidak kasar lebih baik
  2. Tulang sambungan kepala dan leher tidak menonjol
  3. Ruas tulang leher rapat
  4. Celah sambungan leher dan bahu rapat/sayap merapat ke badan
  5. Tulang sayap bagian dalam makin tebal lebih baik
  6. Tulang pinggul bulat atau tidak menonjol
  7. Tulang dada labar dan tebal tapi tidak terlalu menonjol
  8. Tulang supit/tulang dibawah pangkal ekor makin rapat makin baik
  9. Jarak ujung tulang dada dengan tulang supit makin dekat semakin baik 10.Kepala seperti buah pinang 11.Patuk atau paruh berukuran sedang tetapi tebal 12.Badan panjang 13.Dada bidang/lebar 14.Sayap rapat dan panjang 15.Pangkal ekor berukuran sedang 16.Pangkal paha bulat dan pipih 17.Kaki bulat boleh juga persegi,sisik tersusun rapi dan kering 18.Jari kaki panjang dan halus 19.Memiliki bulu sayap dan bulu ekor yang lengkap
  10. Jika seekor ayam aduan memenuhi kriteria diatas maka ayam tersebut akan memiliki pukulan yang keras,tahan terhadap pukulan dan lincah dalam bertarung. Jika anda hendak menurunkan ayam dalam arena aduan usahakan padanannya seimbang baik itu ukuran untuk badan,tinggi dan yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah umur ayam jangan sampai terpaut jauh dengan lawan. 
KAWIN SILANG AYAM PETARUNG

Dalam melakukan persilangan ayam aduan, kita perlu mendasarkan pada tujuan kita ingin memiliki ayam yg memiliki keutamaan dalam hal apa, misal pukulan, teknik, ketahanan, dll.
Ibaratnya manusia, pasti ada gen yang terkuat dan gen terlemah, untuk manusia gen terkuat adalah dari bangsa negro, kemudian eropa, dan terakhir adalah bangsa asia. Bangsa asia mempunyai gen yang paling lemah.
Di dunia ayam, urutan gen mulai yang terkuat hingga terlemah adalah ayam saigon/vietnam (terkuat), bangkok, burma dan terakhir ayam kampung (asli indonesia). Untuk ayam kampung tidak dibahas disini, kita akan membahas 3 ayam aduan yaitu vietnam, bangkok & burma.
Dengan dasar urutan gen tersebut, maka kita bisa memulai untuk melakukan persilangan ayam aduan dengan berbagai tujuan :
1. Ayam yang tahan pukul dengan teknik bagus
Bisa disilangkan ayam saigon dgn ayam bangkok. Sang anak nantinya akan mempunyai sifat saigon yang dominan, dia akan mempunyai pukulan yang keras dan tahan pukul, namun teknik bertarungnya masih di bawah pure ayam bangkok (induknya). Untuk mendapatkan bibit yang tekniknya mendekati ayam bangkok, maka hasil anakan tsb harus disilangkan lagi dengan ayam pure bangkok (bisa juga induknya), sehingga dengan tetap mempunyai pukulan yang keras & tahan pukul, teknik bertarungnya akan mendekati teknik bertarung ayam bangkok, misalnya ngalung/ngelock dan bongkar.
. Ayam yang pukul keras dan tempel pukul
Bisa disilangkan ayam saigon dengan ayam burma. Hasil anaknya akan mempunyai pukulan keras dan tahan pukul, namun sifat pukulan nyawatnya akan berkurang atau hilang sama sekali. Untuk mendapatkan sifat pukulan nyawat, sangat susah sekali karena jauhnya gen burma dan saigon. Namun sang anak akan mempunyai sifat tempel pukul (pukulan cepat) karena masih ada gen ayam burma yang mempunyai ciri selalu memukul walau tanpa mematok. Jadi bila kita menginginkan ayam yang masih punya pukul nyawat namun dengan postur tubuh yang msh besar, paling tidak harus kita silangkan ayam burma dengan ayam bangkok, yang nantinya sifat pukulan nyawat masih ada sedikit. Untuk mendapatkan turunan yang masih mempunyai banyak pukulan nyawat (sering), hasil silangan bangkok x burma tadi kita kawinkan lagi dengan ayam pure burma atau induk burmanya

Topik yang selalu menarik untuk dibahas. Seandainya ada foto dan video yang mampu menvisualisasikan apa yang Pak Budi kemukakan, tentu lebih afdol ....
Sedikit sharing ya, Pak Budi .... Dari yang Pak Budi kemukakan, bahasan topic menjurus pada pencapaian dan keinginan untuk mendapatkan ayam yang memiliki teknik tarung yang ideal. Tentu membutuhkan sebuah persilangan yang selektif dimana materinya harus mampu mempresentasikan dari hasil yang diharapkan.
Saat ini saya sedang ingin membuktikan sebuah teori, yaitu:. Ada fenomena babon yaitu ketika disilangkan dengan jago yg biasa aja pun tetep mampu menurunkan anakan yg bagus. Ada fenomena babon cetak yaitu ketika disilangan dengan jago apapun, anakannya selalu mengikuti jagonya tersebut..
2 teori di atas sebenarnya sangat berhubungan erat sehingga bukan merupakan buah teori yang berbeda. Teori 1 adalah penurunan genotype dan teori 2 merupakan penurunan fenotype dimana dalam sebuah persilangan selalu akan diturunkan genotype dan fenotype.

Dalam konteks ini saya memahami "genotype" sebagai gen atau sifat tarung, dan "fenotype" sebagai sifat fisik. Tentu ini pendapat pribadi, bukan menjadi sesuatu yg bersifat mutlak. Dan karena judulnya "persilangan" maka sy pun memahami hasilnya akan menyilang (dlm konteks genotype), yaitu bapak turun ke anak betina dan babon turun ke anak jantan.

bereksperimen :
Karena hasilnya menyilang, saya pun akan mencoba mencari babon anak champion. Karena babon inilah yg mewarisi kechampionannya dan akan menurunkan ke anak-anak jantannya. Tentu sy akan lebih merasa afdol kalo melihat dan mengetahui secara pasti bahwa teknik tarung si champion ini persis seperti yang saya harapkan.

Selanjutnya saya akan mencari pejantan yang teknik tarungnya minimal mirip atau lebih bagus dari si champion tersebut. Mengapa sy harus mencari pejantan yg begitu? Yaa agar anakan betina si pejantan nanti bisa dijadikan regenerasi.
Untuk ayam pemula jangan sampai umur ayam lawan lebih tua dari ayam anda dengan toleransi umur lebih kurang tiga bulan. UNTUK INFORMASI BISA MENGHUBUNGI DI PONSEL KAMI:
XL. 087843142722 atau pin BB by request
sibetet.ayamunggul@gmail.com

Merawat ayam jatuh mental

MERAWAT AYAM YANG SEDANG JATUH MENTAL


Ayam leres (jatuh mental) adalah salah satu masalah besar bagi para pemilik ayam aduan. Leres atau jatuh mental adalah suatu kondisi ketika ayam menjadi tidak percaya diri dan tidak memiliki keberanian bertarung. Jika beranipun biasanya akan segera lari begitu merasakan sakit. Ayam leres bisa karena beberapa kondisi: (1) trauma kekalahan, (2) shock karena takut atau kaget, dan (3) keturunan (genetik)


Trauma kekalahan
Ayam jago yang pernah kalah, apalagi kalah telak, bisa mengalami kondisi leres atau jatuh mental. Karena rasa sakit yang diderita, ayam akan merasa takut berkelahi dan tidak memiliki hati atau keberanian terhadap ayam lain.

Shock karena takut atau kaget
Ayam jago juga bisa mengalami leres karena takut atau kaget. Leres karena takut bisa terjadi jika ayam mengalami kejadian dikejar binatang yang lebih besar, misal anjing. Sedang leres karena kaget biasanya terjadi karena kejadian yang begitu tiba-tiba dan mengagetkan misalnya kejatuhan dahan pohon atau ada kendaraan yang hampir menabraknya. Jika kejadian tersebut memang amat menakutkan atau mengagetkan bagi si ayam, akan dapat membuat hati ayam menjadi kecil dan tidak memiliki keberanian bertarung.

Keturunan (genetik)
Leres bisa juga karena keturunan. Ada ayam-ayam tertentu yang memiliki kecenderungan hati yang lemah. Ayam-ayam seperti ini, meskipun memiliki teknik tarung dan postur yang baik, biasanya bernyali kecil dan begitu merasa sakit atau terkena pukulan keras akan lari.
Menyembuhkan ayam leres bukanlah pekerjaan mudah. Perlu waktu lama dan kesabaran dalam proses. Kegagalan dalam penanganan akan membuat proses harus dimulai dari awal atau malah kehilangan peluang sama sekali.

Berikut adalah kiat-kiat untuk menyembuhkan ayam leres:

Fase 1, biarkan ayam jago yang leres berkumpul dengan ayam-ayam betina saja. Bisa juga kalau dicampur dengan ayam-ayam yang masih kecil, yang tidak mungkin memiliki keberanian berkelahi dengan si pasien. Lakukan ini antara 2 minggu sampai satu bulan, atau sampai anda yakin ayam tersebut mulai memiliki kepercayaan diri. Selama proses ini jangan sampai ada jago lain (meskipun lebih lemah) yang masuk ke wilayahnya. Yang perlu diperhatikan, area penyembuhan ini juga benar-benar bebas dari intimidasi ayam jago lain, misal masih ada ayam jago lain yang terlihat oleh ayam jago yang leres meskipun areanya dibatasi. Bahkan meskipun tidak bisa melihat tapi suara kokok yang terlalu keras karena tempat yang berdekatan, bisa membuat penyembuhan mentalnya berjalan lambat.

Fase 2, setelah melewati fase 1 dengan baik, tahap berikutnya adalah dengan memasukkan ayam-ayam lancur yang mulai berani kokok tapi belum memiliki keberanian bertarung. Keberadaan ayam-ayam lancur yang secara fisik sudah besar tapi tidak berani berkelahi ini, akan membuat ayam leres menjadi lebih percaya diri. Ia akan cenderung mengejar dan mengintimidasi ayam-ayam muda tersebut.
Fase 3, adalah fase uji coba mental. Setelah anda yakin fase 2 terlampaui dengan baik, anda bisa mencoba mengadu ayam tersebut dengan ayam lain yang sudah pasti kalah. Bisa ayam yang lebih muda dan lemah atau ayam kampung yang fisiknya lebih lemah. Kemenangan terhadap ayam-ayam musuhnya tersebut sangat mempengaruhi kepercayaan dirinya. Lakukan berulang kali dengan ayam-ayam lain yang lebih lemah sampai benar-benar kepercayaan dirinya pulih.


Jika fase 3 ini sudah dilakukan dengan baik, maka yang anda perlu lakukan tinggal menyiapkan fisiknya secara baik untuk pertarungan yang sesungguhnya.
Banyak orang yang berpendapat bahwa ayam leres tidak dapat diambil keturunannya lagi karena rasa penakutnya akan turun ke anak-anaknya kelak. Pendapatnya ini nampaknya tidak benar. Ayam leres dapat saja diambil keturunannya, kecuali ayam leres yang memang karena garis keturunan. Untuk informasi bisa menghubungi kami di PONSEL KAMI:
XL. 087843142722 bb by request
sibetet.ayamunggul@gmail.com

Ayam Taji & Pukul

MEMBEDAKAN AYAM PUKUL DAN AYAM TAJI

Taji atau jalu adalah senjata ayam yang cukup menentukan. Taji yang baik harus memiliki struktur lapisan yang kuat, besarnya proporsional dengan kaki, dan posisi terbaik adalah dekat dan searah jari kaki belakang ayam.
Ayam bangkok ada juga yang tidak memiliki taji, hanya berupa tonjolan ruas taji yang keras yang besarnya bisa beragam. Ayam yang tidak memiliki taji ini disebut dengan ayam keplek. Berdasarkan taji yang dimiliki serta gaya bertarungnya, dikenal ada dua kelompok yaitu ayam pukul dan ayam taji. Umumnya semua ayam keplek adalah ayam pukul dan semua ayam bertaji adalah ayam taji. Tetapi dalam pengamatan lebih serius, sebenarnya ini juga berpengaruh pada gaya bertarung dan postur badan yang ideal.
Ayam pukul umumnya memiliki pukulan mematikan, keras dan jitu pada bagian kepala, leher, dan bahu lawan. Ayam pukul biasanya akan menyerang dengan pukulan yang efektif. Postur ayam pukul haruslah kekar, tulang kuat dengan otot-otot yang besar agar menghasilkan pukulan yang keras. Karena itu, pola makan juga lebih mengarah pada pembentukan tubuh yang kekar. Jagung adalah menu murah dan baik untuk ayam pukul. Sesekali bisa dikombinasikan dengan beras merah.
Ayam taji umumnya memiliki pukulan yang produktif. Pukulan tak selalu harus pada bagian mematikan tetapi harus sesering mungkin memukul. Pukulan dengan taji yang tajam, selalu memiliki efek serius meskipun tidak pada bagian yang mematikan. Postur ideal ayam taji adalah ramping dan padat, dengan dukungan bulu sayap yang sempurna agar mampu bergerak gesit dan cepat dalam melontarkan pukulan. Ayam taji sebaiknya menghindari benturan fisik, dan yang terbaik adalah menjaga jarak sambil terus menyerang dengan taji. Menu makan untuk ayam taji sebaiknya yang tidak akan membuat gemuk dan kekar, tetapi lebih mengarah pada pembentukan badan yang ramping padat dan ringan. Gabah (padi) adalah menu utama yang ideal bagi ayam taji.
Ayam pukul biasanya memiliki kesiapan lebih dini dibanding ayam taji. Pada umur 12 bulan, ayam pukul sudah bisa dijadikan petarung, tetapi untuk ayam taji, idealnya 18 bulan untuk menunggu agar tajinya benar-benar sudah mencapai pertumbuhan ideal. Banyak juga pelatih ayam taji yang baru menarungkan ayamnya setelah proses bluru yang pertama. Untuk informasi bisa menghubungi PONSEL KAMI:
 XL. 087843142722, bb  by request, my  fb: sibetet.ayamunggul@gmail.com


Cara menghemat pakan

CARA MENGHEMAT PAKAN

Tak jarang seorang peternak mengeluh dan merasa prihatin dengan kondisi ekonomi dunia yang sedang lesu. Karena cepat atau lambat, dia yakin dampaknya akan menghantam industri peternakan. Kondisi perekonomian global selalu menjadi kambing hitam tatkala usaha yang kita rintis sedikit mangalami kesuraman dan mungkin pada akhirnya akan tutup usaha alias bangkrut. Lempar batu dan sembunyi tangan, mungkin itulah peribahasa yang pas buat gambaran kondisi di atas.
Mengapa kami ibaratkan dengan peribahasa di atas? Karena kita jarang bahkan mungkin tidak pernah melakukan introspeksi diri terhadap manajemen yang selama ini kita terapkan pada usaha kita. Kita lebih senang menuduh kalau kesuraman atau bangkrutnya usaha kita disebabkan oleh factor luar daripada factor dari dalam. Padahal factor dari dalam tidak sedikit menjadi salah satu penyebab utama dalam hal tersebut.
Salah satu faktor dari dalam yang perlu mendapat perhatian adalam masalah manajemen pemeliharaan terutama masalah pakan. Walau kontribusinya sekitar 30%, tapi tidak menutup kemungkinan bisa menjadi boomerang tanpa kita sadari. Oleh karenanya pada kesempatan kali ini kami akan mengangkat tema tentang efisiensi pakan. Karena kalau kita telusuri lebih jauh ternyata factor dalam yang paling banyak menyebabkan kerugian adalah ketidakefisienan dalam penggunaan pakan di samping faktor-faktor lain. Sehingga nantinya kita bisa melakukan penelusuran dan pemecahan factor-faktor penyebabnya. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab kerugian :
1.      Pemberian pakan dengan porsi yang banyak. Pemberikan pakan dengan jumlah sedikit tetapi menghasilkan produksi yang optimal tentu lebih baik daripada pemberian pakan dalam jumlah banyak meskipun hasilnya juga optimal. Produksi ternak tidak selalu bergantung dari seberapa banyak pakan yang dimakan akan tetapi bergantung pada seberapa banyak pakan yang dapat dicerna. Sehingga usaha maksimalisasi nilai kecernaan menjadi sebuah solus alami yang bisa ditempuh. Kecernaan bisa dimaksimalkan kalau seluruh atau sebagian besar komponen nutrisi bisa dicerna. Setidaknya ada tiga komponen besar penyusun pakan yaitu pati (50-60%), protein (20-23 %) dan sellulosa (3-7%).
2.      Kurang memperhatikan jenis pakan yang diberikan. Pakan unggas terutama ayam dapat dibedakan menjadi lima jenis yaitu : biji-bijian murni (grain), bijian atau bungkil yang digiling (meal), campuran dari beberapa meal (mash), mash yang dibentuk seperti butiran (pellet), dan pellet yang dibentuk butiran kecil ± 3 mm (crumble). Masing-masing jenis unggas atau fase umur mempunyai tingkat keefektifan yang berbeda terhadap respon jenis pakan yang diberikan.
3.      Mengabaikan pakan murah berkualitas. Kami yakin bahwa kita semua menginginkan pakan dengan harga yang paling murah tetapi menghasilkan produksi yang optimal. Ini bisa kita dilakukan dengan pemanfaatan limbah pertanian yang relatif murah. Persoalannya, penggunaan limbah pertanian sering menyebabkan produksi tidak optimal karena rendahnya kecernaan dan absorpsi akibat serat yang tinggi dan adanya anti nutrisi. Untuk mengatasi persoalan tersebut, penambahan zat aditif seperti enzim dengan spektrum yang luas terhadap berbagai jenis serat dan antinutrisi menjadi sangat penting untuk memaksimalkan kecernaan dan merombak antinutrisi sehingga tidak menghambat proses kecernaan dan absorpsi.
4.      Kurang memperhatikan jadual pemberian pakan, baik menyangkut jumlah pakan yang diberikan atau waktu pemberian pakan. Pemberian pakan dengan frekuensi lebih sering akan lebih menghemat konsumsi pakan daripada frekuensi pemberian pakan yang sedikit. Mengapa? Karena dengan seringnya kita mendatangi tempat pakan maka kita akan mengetahui kondisi pakan (keadaan dan jumlah) yang sebenarnya.
5.      Mengabaikan desain tempat pakan. Tidak ada ruginya kalau kita melakukan desain ulang tempat pakan kita sehingga mampu meminimalkan pakan tumpah. Menurut penelitian yang ada bentuk wadah pakan yang kurang tepat dapat mengakibatkan pemborosan pakan sekitar 10%. Kalau kita bisa memperbaiki kondisi ini berarti kita telah melakukan penghematan sebesar biaya pakan sebesar 10%
6.      Mengabaikan energi yang terbuang. Penggunaan pakan oleh ayam dikatakan efektif apabila pakan tersebut digunakan oleh ayam untuk produksi bukan untuk selainnya. Perilaku ayam seperti kejar-kejaran, berkelahi, atau berjalan mendatangi tempat pakan dan minum adalah kegiatan yang dapat membuang energi secara percuma. Hal ini bisa kita minimalkan dengan memberikan ruang gerak terbatas atau dengan mengurangi jumlah pakan yang diberikan. Pemberlakuan ruang gerak yang terbatas di sini masih mengikuti standar kepadatan kandang dan tingkat kenyamanan ternak. Adapun untuk pemberian pakan yang dikurangi mempunyai tujuan untuk mengurangi konsumsi pakan dan minumnya. Kalau saja kita melakukan penghitungan, maka akan didapat hasil bahwa kunjungan ayam ke tempat pakan dan minum per hari nya antara 30-40 kali. Kalau saja kunjungan tersebut bisa dikurangi, berarti kita bisa menghemat energi yang terbuang yang semestinya bisa digunakan untuk produksi.
7.      Mengabaikan usaha penambahan zat aditif seperti enzim atau lainnya yang memiliki spektrum luas dalam menghancurkan serat atau zat anti nutrisi sehingga penyerapan pakan lebih optimal. Penambahan enzim diyakini bisa menekan konsumsi pakan yang ujungnya akan meningkatkan pendapatan dari penghematan biaya pakan (income over feed cost)
8.      Mengabaikan masa pertumbuhan ayam, kita tidak sadar bahwa pada masa awal-awal pemeliharaan (DOC) pakan diberikan secara ditaburkan di atas lantai yang dialasi kertas Koran atau lainnya. Hal ini akan menyebabkan pakan menempel dan menggumpal yang akhirnya tidak terkonsumsi. Selain itu, kita dapati juga banyak pakan yang tercecer dan terhambur berjatuhan karena kertas sobek atau karena cekeran anak ayam. Oleh karenanya usaha yang bisa kita lakukan adalah menggunakan tempat pakan bentuk piring (plate feeder) dan frekuensi pemberian pakan bisa ditambah.
9.      Penempatan tempat pakan yang kurang tepat. Penempatan tempat pakan yang digantung terlalu rendah akan menyebabkan banyak pakan yang tumpah akibat terkais-kais atau bahkan tempat pakan rusak. Demikian juga pada ayam petelur, karena pakan ayam petelur sering diberikan secara sekaligus.
10.  Tempat minum yang bocor. Pada system pemeliharaan ayam petelur system battery tempat minum biasanya letaknya di atas tempat pakan. Karenanya kalau tempat minum yang bocor atau miring dapat menyebabkan pakan menjadi basah sehingga pakan menjadi menggumpal dan akhirnya terbuang percuma.
11.  Kurang memperhatikan kondisi gudang atau tempat penyimpanan pakan. Atap gudang yang bocor bisa menyebabkan tirisan air hujan masuk ke dalam gudang. Padahal di dalam gudang terdapat tumpukan pakan yang siap kita berikan kepada ternak kita. Akibat kebocoran tersebut dapat menyebabkan kelembaban gudang meningkat dan tak jarang pakan menjadi berjamur, tercemar sehingga kualitasnya menurun.
12.  Cara penyimpanan pakan yang kurang benar, Seringkali kita mengabaikan faktor ini. Contohnya adalah tidak menggunakan pallet sebagai pembatas agar pakan atau karung pakan yang ada dibagian paling bawah tidak kontak langsung dengan lantai. Contoh lain seperti tidak mendahulukan pakan yang masuk gudang duluan, pakan dibiarkan di luar gudang (atau bahkan masih di kendaraan) karena tertundanya pemasukan pakan ke dalam gudang dan lain sebagainya.
13.  Membiarkan binatang pengganggu, burung-burung liar dan tikus sangat cepat berkembang biak disekitar kandang ayam dan gudang. Binatang-binatang tersebut secara tidak sengaja juga mengkonsumsi pakan walau dalam jumlah yang relative sedikit disamping itu juga binatang-binatang tersebut dapat menjadi perantara bibit penyakit (carrier).
14.  Menyepelekan usaha pengafkiran (culling), pengafkiran merupakan suatu keharusan jika produktifitas ayam sudah tidak sesuai harapan. Produktifitas ayam di bawah 50% perlu mendapat perhatian lebih. Pemberian pakan kepada ayam yang tidak produktif akan sia-sia saja dan akan mengakibatkan pemborosan pakan semata.
15.  Potong paruh (debeaking), karena dengan potong paruh maka usaha pilih-pilih pakan akan dapat diminimalkan sehingga pakan akan lebih banyak dikonsumsi.
Itulah beberapa faktor penyebab kerugian yang kita sadari atau tidak. Tidak menutup kemungkinan masih banyak faktor penyebab lain yang belum kami ketahui karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman kami. Oleh karenanya masukan dan kritikan sangat kami harapkan guna manambah sempurnanya artikel ini.\ bs hub no xl 087843142722 ato pin bb by request